Jumat, 11 September 2015

HALOO... BALIK LAGI DENGAN DINDA GUYS, MAAF YAA AKHIR" INI AKU SIBUK MIKIRIN SEKOLAH, BARU NULIS CERPENNYA SEKARANG :V AKU MAU POST LANGSUNG CERPEN BARUKU, OKE CEKIDOT...


BECAUSE I'M GIRL

STORY BEGIN’S!


@Room 434, Seoul Hospital_
Terlihat seorang yeoja cantik yang tengah duduk di ranjang kasur inapnya sambil menatap lurus kedepan dengan tatapan kosong. Menatap? Haha, tentu saja tidak! Yang ia lihat hanya warna hitam sekarang. Karena ia sudah buta! Yah, dua hari yang lalu ia terlibat dalam sebuah kecelakaan yang menyebabkan matanya itu buta permanent karena terkena pecahan beling yang ada dalam mobil itu. Dia, Seo Joo Hyun! Ironisnya, kecelakaan itu bertepatan dengan hari pernikahannya dengan Cho Kyuhyun, calon suaminya..
         “Seohyun-ah, apa kau lapar?” Tanya seorang yeoja berambut lurus panjang bernama Yoona sambil menatap Seohyun. Seohyun menggeleng pelan! Melihatnya, Yoona hanya bisa menghembuskan nafasnya pelan. Yah, Yoona adalah sahabat terbaik bagi Seohyun!
         “Hhh.. Jangan bohong! Mana mungkin kau tidak lapar, kau bahkan belum makan apapun sejak kau sadar!”
         “…” Tak ada jawaban apapun dari Seohyun. Yeoja itu lebih memilih diam sambil terus menatap lurus kedepan dengan mata yang berair! Entah sudah berapa lama ia ada dalam posisi seperti itu, terlihat menyedihkan memang!
         “Yoona eonnie, kapan mimpi ini berakhir? Kumohon, bangunkan aku dari mimpi buruk ini..” Gumam Seohyun pelan dengan suara serak sambil menitikkan air matanya dalam satu hentakan. Mendengarnya, Yoona hanya bisa mengalihkan pandangannya kearah lain tapi sedetik kemudian ia kembali menatap Seohyun sendu lalu menghapus air mata yang ada dipipi Seohyun dengan lembut.
         “Jangan bicara seperti itu! Ini dunia nyatamu Seohyun-ah, bukan dunia mimpimu..” Ucap Yoona pelan sambil terus menghapus air mata dipipi Seohyun.
         “Lalu kenapa harus aku yang buta? Hari ini, seharusnya margaku sudah berganti menjadi ‘Cho’ tapi kenapa, kenapa harus ada kecelakaan? Dan Kyuhyun oppa, kemana dia? Apa dia tidak mau meminta maaf padaku heh? Dasar pria jahat!” Ucap Seohyun di sela tangisnya. Yoona terdiam! Ia tak mungkin memberi tau Seohyun tentang keadaan Kyuhyun sekarang. Yoona segera menarik Seohyun kedalam pelukannya
         “Dia baik-baik saja Seohyun-ah! Mungkin, dia masih takut untuk menemuimu..” Ucap Yoona pelan sambil mengelus rambut Seohyun. Seohyun memejamkan matanya sambil kembali menitikkan air matanya.
        

CEKLEK!!
Terdengar suara pintu terbuka yang sentak membuat Seohyun membuka matanya, sedangkan Yoona segera berbalik untuk menatap siapa yang masuk dan matanya itu sentak membulat saat melihat seorang namja yang tengah duduk dikursi roda. Dibelakangnya terdapat suster yang mendorong kursi roda itu memasuki ruangan ini. Dia, Cho Kyuhyun..
         “Siapa yang datang eonnie?” Tanya Seohyun pelan masih tetap menatap lurus kedepan
         “Dia Ky—“ Perkataan Yoona sentak terputus saat Kyuhyun menatapnya tajam seolah mengisyaratkan untuk diam dan membiarkan dirinya dan Seohyun berdua di ruangan ini. Yoona mengangguk dan kembali menatap Seohyun
         “Seohyun-ah, yang datang tadi adalah suster yang akan menemanimu disini! Aku pergi dulu ne, eomma tiba-tiba menyuruhku pulang!” Ucap Yoona sambil menatap Seohyun. Seohyun menghela nafasnya pendek lalu mengangguk singkat! Yoona tersenyum, sekilas ia menatap Kyuhyun lalu membungkuk pada namja itu hingga sedetik kemudian ia segera berbalik untuk melangkahkan kakinya meninggalkan tempat ini. Kyuhyun mendogak menatap Seohyun yang kini hanya bisa memasang wajah datar sambil terus menatap lurus kedepan, Kyuhyun menghembuskan nafasnya pelan! Dadanya mendadak sesak sekarang, bahkan sepertinya namja itu juga tidak sadar jika matanya itu sudah berair sekarang. Ia benar-benar merasa bersalah pada Seohyun! Jika saja saat itu ia bisa lebih mengontrol dirinya saat menyetir, semua ini pasti tidak akan terjadi.
         “Seohyun-ah..”

= Flashback =

@Car_
Terlihat Kyuhyun dan Seohyun yang sudah rapih dengan pakaian pengantin mereka. Kyuhyun mengenakan tuxedo hitam sedangkan Seohyun mengenakan gaun berwarna putih tanpa lengan. Mereka benar-benar terlihat serasi sekarang!
         “Oppa, pokoknya aku tak mau tau kau harus berbicara dengan lantang saat di altar nanti! Jangan sampai kau mendadak gugup seperti orang bodoh. Arra?” Ucap Seohyun sambil menatap Kyuhyun yang tengah menyetir disampingnya. Mendengarnya, Kyuhyun hanya terkekeh pelan!  
         “Tsk, Arra! Kau tenang saja, aku sudah berlatih selama satu minggu. Jadi, aku pastikan aku akan mengatakan ikrar pernikahan kita dengan lantang!” Ucap Kyuhyun sambil sesekali menatap Seohyun. Seohyun mencibir dengan bibirnya
         “Arraso!”
         “Hhhh, Aku masih tak percaya jika kau akan menjadi milikku seutuhnya dalam beberapa jam lagi setelah bertahun-tahun aku menunggumu! Kau tau? Ini seperti mimpi!” Ucap Kyuhyun pelan sambil tersenyum tipis dan menatap kedepan. Seohyun menoleh menatap Kyuhyun lalu tersenyum senang!
         “Nado!” Sahut Seohyun pelan sambil tersenyum. Kyuhyun menoleh kearah Seohyun. Sejenak, mereka hanya saling bertatapan tapi sedetik kemudian Kyuhyun malah menarik kepala Seohyun kedepan hingga sekarang, bibirnya itu sudah tertempel sempurna di bibir tipis Seohyun. Seohyun mengerjap! Mereka berciuman? Tunggu, bukankah Kyuhyun sedang menyetir?
         “Mmmppphh, Oppa!” Gumam Seohyun sambil berusaha melepaskan tautan bibir mereka. Kyuhyun mulai menjauhkan wajahnya dari wajah Seohyun! Seohyun segera menatap kedepan. Matanya sentak membulat saat ia melihat sebuah truk besar yang tengah melaju tepat didepan mobilnya
         “OPPA AWASSS!!!!” Pekik Seohyun kencang sambil merunduk yang sentak membuat Kyuhyun menatap kedepannya dan langsung membulatkan matanya kaget. Ia segera memutar stir kearah kiri sambil meningak rem, tapi itu percuma..

BRAK!!!
Suara tabrakan itu terdengar memilukan disini. Mobil yang Kyuhyun dan Seohyun tumpangi itu terlihat terjungkir balik hingga terjatuh kedalam jurang sekarang! Kini, dapat terlihat tubuh Seohyun dan Kyuhyun yang sudah terbaring diatas tanah karena terpental dari mobil mereka, tubuh mereka dilimuri banyak darah! Bahkan, gaun pengantin milik Seohyun itu sudah penuh dengan darah. Kyuhyun perlahan membuka matanya dan hal yang pertama ia lihat adalah Seohyun yang kini tengah menangis sambil menutup matanya dengan kedua tangannya. Dengan sekuat tenaga yang masih ia punya, Kyuhyun segera beranjak berdiri untuk melangkahkan kakinya ketempat Seohyun
         “S..Seohyun-ah!” Gumam Kyuhyun terbata-bata sambil mengangkat kepala Seohyun ke pahanya. Seohyun tidak menjawab dan malah terus menangis sambil menutup kedua matanya! Kini, dapat Kyuhyun lihat setetes darah dikedua tangan Seohyun yang masih menutupi matanya
         “Ap.appo!” Racau Seohyun pelan
         “Bertahanlah! Aku ak—” Perkataan Kyuhyun sentak terhenti saat ia merasakan dadanya sakit! Tangan kanannya terangkat untuk memegangi dadanya. Kyuhyun meringis kesakitan hingga sekarang ia merasakan pandangannya itu berkunang-kunang dan sedetik kemudian, semuanya gelap..


= Flashback Off =


__”Meskipun aku mengutukmu,
Aku pasti akan tetap merindukanmu..”__


Sejenak, Kyuhyun hanya memejamkan matanya saat memori itu kembali terlintas di pikirannya. Ia menyesal, sangat menyesal! Jika saja saat itu ia tidak mencium Seohyun dan lebih focus untuk menyetir, semuanya pasti tidak akan menjadi seperti ini. Tapi mau bagaimanapun, waktu tidak akan bisa diputar. Perlahan, Kyuhyun mendogak menatap Seohyun
        “Mian, Mianhaeyo..” Ucap Kyuhyun dalam hatinya. Sebenarnya ia sangat ingin mengatakan kata maaf pada yeoja itu dari bibirnya langsung, tapi entahlah! Lidahnya itu terlalu kelu untuk bicara sekarang. Ia tau ini sangat keterlaluan, menyebabkan orang yang sangat ia cintai buta karena ulahnya, dan parahnya Kyuhyun tak bisa mengatakan maaf. Ia hanya takut, takut jika Seohyun akan membencinya nanti..
         “Apa disini ada orang? Kenapa sepi sekali..” Gumam Seohyun pelan. Kyuhyun diam! Sepetinya, namja itu sengaja membiarkan Seohyun tidak mengetahui keberadaannya sekarang yang tengah duduk dikursi roda tepat disamping ranjang Seohyun. Sejenak, ruangan itu tampak hening! Hanya terlihat angin yang terus berhembus melalui ventilasi yang ada didalam ruangan itu.
         “Kyuhyun oppa..” Gumam Seohyun pelan yang sentak membuat Kyuhyun terkejut bukan main sekarang. Seohyun tau dia ada disini? Bagaimana bisa? Kyuhyun mengerjap singkat
         “Kau dimana sekarang? Apa kau tidak berniat untuk menemaniku disini? Tsk! Kau pasti tidak mau melihat bagaimana keadaanku sekarang. Iya kan? Aku buta oppa, Aku buta..” Gumam Seohyun sambil menatap lurus kedepan dengan mata yang memerah menahan tangis. Seohyun menghela nafasnya panjang! Sedangkan Kyuhyun? Namja itu hanya diam sambil menatap Seohyun dengan tatapan sendu
        “Seohyun-ah!” Ucap Kyuhyun dalam hatinya
         “Hanya warna hitam yang kulihat! Kau tau bagaimana rasanya? Seperti orang yang tak pernah bisa lagi membuka matanya! Padahal, baru dua hari aku tidak melihat apapun selain warna hitam, tapi rasanya setiap detik dalam hidup sekarang terasa begitu lama! Kenapa aku tak mati saja saat kecelakaan? Setidaknya jika aku mati, aku tidak akan merasa seperti manusia sampah seperti ini! Bahkan, untuk mengambil segelas air putih dan menginjakkan kakiku ketanah saja aku harus dibantu orang lain, bukankah itu terlihat sangat menyedihkan? Padahal tangan dan kakiku masih normal, yang buta itu hanya mataku! Tapi entahlah, aku merasa seluruh tubuhku juga sudah buta. Aku ingin mati, tapi sebelum aku mati, aku ingin melihat dunia ini untuk terakhir kalinya. Sekali saja..” Ucap Seohyun dengan suara serak sambil menitikkan air matanya dalam satu hentakan. Entahlah ia bicara pada siapa, tapi yang jelas ia hanya ingin mengungkapkan apa yang ada didalam hatinya sekarang! Seohyun terisak pelan sambil merunduk dan memejamkan matanya. Kyuhyun, namja itu hanya mampu mengalihkan pandangannya kearah lain! Ia menangis dalam diam sekarang. Rasanya sakit saat ia mendengar orang yang paling ia cintai menderita dan menangis karena ulahnya. Sakit sekali.. Tapi Kyuhyun bisa apa selain diam? Untuk menyematakan nyawanya sendiri ia tak bisa, bagaimana bisa ia menyelamatkan orang lain? Tapi jikapun ada pilihan, ia pasti akan memilih menukar nyawa dan matanya dengan Seohyun!
        “Uljima Seohyun-ah! Uljima..” Ucap Kyuhyun dalam hatinya sambil menatapi Seohyun yang tengah terisak dengan berairnya. Rasanya, ingin sekali ia menarik Seohyun kedalam pelukannnya dan menghapus air mata dipipi Seohyun seperti yang ia lakukan ketika mereka masih berpacaran dulu..


__”Aku bisa memaafkanmu, tapi aku tak bisa melupakan apa yang telah kau perbuat!
Meskipun kau terus menyakitiku,
Aku tetap mencintaimu..”__


@Ruang Operasi_
Operasi? Yah, hari ini adalah tepat ketiga hari Seohyun menjalani hidup dengan status buta! Tapi sepertinya, besok ia sudah bisa melihat lagi karena ada seseorang yang dengan baiknya bersedia untuk mendonorkan kedua matanya untuk Seohyun. Kini, Terlihat dua orang yang tengah terbaring berdampingan dengan jarak kurang lebih satu meter! Siapa lagi jika bukan Seohyun dan sang pendonor. Seohyun hanya diam sambil menatap keatas yang terdapat lampu yang sudah menyala! Ia tersenyum tipis. Sedangkan pendonornya? Ia tengah menatap kesampingnya, tepatnya kearah Seohyun! Pendonor itu adalah, Cho Kyuhyun. Yah, tentu saja Seohyun tak tau jika orang yang akan mendonorkan matanya itu adalah Kyuhyun. Kyuhyun menghela nafasnya panjang sambil terus menatap Seohyun dengan mata berairnya!
         “Seohyun-ah, inikah detik-detik terakhir aku bisa melihatmu? Mungkin iya karena aku merasa jika waktuku memang sudah tidak banyak untuk menemanimu di dunia ini. Maafkan aku! Aku harap, kau tidak menangis saat melihat kuburanku nanti. Aku harap, kau tidak marah karena mendapat donor mata dariku, dari orang yang telah merusak hidupmu dan membuatmu buta seperti ini, dari orang yang pasti kau benci, dari orang yang mungkin kau anggap pengecut karena tidak berani meminta maaf padamu! Tapi kau harus tau, aku diam bukan berarti aku tak peduli padamu, aku tidak menemuimu bukan berarti aku tak mau menerima keadaanmu yang buta, aku tidak meminta maaf padamu bukan berarti aku menganggap diriku tidak salah. Justru, aku sangat merasa bersalah padamu! Aku berjanji untuk selalu menjaga dan melindungimu, tapi aku.. aku malah membuatmu celaka seperti ini.. Maafkan aku..” Ucap Kyuhyun dalam hatinya sambil menintikkan air matanya dalam satu hentakan. Para dokter dan suster yang melihat itu hanya bisa menatap Kyuhyun dan Seohyun iba sambil menghela nafas mereka panjang, mereka tau jika dua orang yang akan menjadi objek operasi mereka itu masih saling mencintai. Bahkan, sepertinya mereka bisa mendapatkan pelajaran hidup dari Kyuhyun dan Seohyun jika mencintai itu bukan diukur dengan seberapa lama mereka menjalin hubungan, tapi diukur dengan sebuah pengorbanan tulus!


__”Rasa sakit ini,
Tak akan pernah bisa menggambarkan bagaimana perasaanku sekarang..”__


Perlahan, tangan kanan Kyuhyun terulur untuk menggengam tangan kiri Seohyun yang ada disampingnya! Seohyun sentak tersentak kaget saat ia merasakan tangan dingin seorang namja mulai menggengam tangannya dengan erat. Seohyun mengerjap singkat! Ia seperti tak asing dengan tangan yang sekarang tengah menggengamnya, seperti tangan milik—
        “Kyuhyun oppa..” Ucap Seohyun dalam hatinya. Entah kenapa air mata hangat itu tiba-tiba keluar begitu saja dari pelupuk matanya! Yah, yang buta itu hanya matanya, bukan hati dan ingatannya. Sekalipun terselip rasa benci dihatinya pada Kyuhyun, ia takkan pernah lupa bagaimana sentuhan namja itu!
        “Tidak! Pendonor ini pasti bukan Kyuhyun oppa, dia tidak akan mau mendonorkan matanya untukku! Untuk meminta maaf dan menemuiku saja dia tidak mau. Jadi, pendonor ini pasti bukan Kyuhyun oppa! Yah, Bukan.. Ini pasti hanya perasaanku saja!” Ucap Seohyun dalam hatinya
         “Nona Seohyun, kami akan segera mengganti mata anda dengan mata yang baru! Apakah anda sudah siap untuk melakukan operasi ini?” Tanya salah satu doktor sambil menatap Seohyun dan Kyuhyun bergantian. Seohyun mengangguk sambil tersenyum! Sedangkan Kyuhyun? Ia hanya bisa tersenyum miris lalu mengalihkan pandangannya dari Seohyun hingga kini ia menatap lurus kedepannya. Tapi tangannya, masih menggengam erat tangan Seohyun..
         “Terimakasih Tuhan engkau sudah memberikanku penyakit ‘Pheumotoraks’ akibat kecelakaan itu! Setidaknya, ada alasan untukku memilih mati dan mendonorkan mataku untuk orang kucintai! Seohyun-ah, setelah kau bisa melihat nanti, aku harap kau tetap mengingatku. Jangan lupakan aku, meskipun aku kenangan buruk di hidupmu, sisakanlah sedikit otakmu untuk menyimpan namaku.. Aku mencintaimu Seo Joo Hyun! Sangat mencintaimu..”

Kini, para doktor dan suster disanapun mulai sibuk memasang masker hijau di mulut mereka dan mengatur berbagai alat medis yang nanti akan digunakan untuk operasi. Perlahan, Seohyun maupun Kyuhyun mulai menutup mata mereka saat suster menusukkan cairan bening kedalam kulit mereka melalui jarum suntik. Sekarang, hanya rasa dingin dan mengantuklah yang mereka rasakan hingga tak ada yang bisa mereka rasakan lagi selain gelap..


= Flashback =


1 Day’s Ago..
         “Kau terkena Pheumotoraks yang sangat parah akibat kecelakaan itu! Menurut ilmu medis, umurmu tidak akan lama lagi..” Ucap doktor sambil menatap Kyuhyun yang kini tengah duduk dikursi roda yang ada diruang inapnya. Kyuhyun terdiam namun sedetik kemudian ia mulai mendogak menatap doktor tersebut
         “Benarkah?”
         “Ne! Maaf, penyakit itu tidak bisa kami sembuhkan karena Pheumorotaks yang ada di tubuhmu itu sudah tak bisa kami obati lagi!” Lanjut doktor tersebut sambil merunduk. Kyuhyun menghela nafasnya panjang! Pheumotoraks? Pantas saja dadanya selalu terasa sakit setiap ia bergerak
         “Kalau begitu, bisakah kau mengatakan pada doktor yang menangani Seohyun jika aku akan menjadi pendonor mata untuk Seohyun?” Ucap Kyuhyun yang sentak membuat doktor yang menanganinya itu membulatkan matanya kaget
         “Mwo? Tapi kau tidak mungkin bisa bertahan saat operasi berlangsung!”
         “Aku tau!”
         “Lalu? Apa kau sudah bosan hidup heh?”
         “Ani, Aku hanya merasa Tuhan sedang memberikan jalan keluar dari masalah ini! Lagipula, Seohyun lebih membutuhkan mata ini dari pada aku. Setidaknya, aku tak boleh mati dengan sia-sia..” Lirih Kyuhyun sambil mengalihkan pandangannya kearah lain. Sejenak, ia hanya menghela nafasnya sambil memejamkan matanya!
         “Baiklah jika itu mau mu. Tapi aku harap, kau tidak menyesal..”
         “Aku tidak akan menyesal jika aku harus mati saat operasi, tapi yang penting Seohyun harus selamat dan bisa melihat kembali! Hanya itu yang ku mau sekarang..” Ucap Kyuhyun sambil tersenyum miris
         “Arraso!”


= Flashback Off =


__”Karena aku adalah seorang wanita,
Orang yang kucintai adalah segalanya..”__


@2 Day’s Later..
Terlihat seorang doktor yang tengah membuka lilitan perban yang menutupi mata Seohyun.
         “Sekarang, cobalah buka matamu pelan-pelan!” Ucap doktor itu lembut. Perlahan, Seohyun mulai membuka kedua matanya sambil sesekali mengerjapkan matanya berkali-kali untuk sekedar memperjelas pandangannya yang masih tampak buram. Hingga kini, ia bisa melihat sesuatu. Yah, hal yang pertama ia lihat adalah dokter tersebut
         “Kau bisa melihatku?” Tanya doktor itu yang langsung dibalas anggukan dari Seohyun. Seohyun menoleh kearah Yoona dan kedua orangtuanya yang kini tengah tersenyum senang kearahnya! Seohyun menangis terharu. Ia tak menyangka jika Tuhan begitu padanya, bagaimana tidak? Ia hanya mengalami buta selama tiga hari dan sekarang, dia sudah diberikan mata pengganti oleh Tuhan
         “Syukurlah kau sudah bisa melihat Seo-ah!” Ucap eomma Seohyun sambil memeluk Seohyun erat. Seohyun mengedarkan pandangannya kesekeliling ruangan ini lalu melepaskan pelukan eommanya
         “Dimana pendonor itu? Aku ingin bertemu dengannya, aku ingin mengucapkan terimakasih atas kebaikannya! Bisakah kalian mengantarkanku keruangannya?” Tanya Seohyun sambil menyeka air matanya. Mendengarnya sontak membuat semua orang yang ada disana saling bertatapan. Seohyun mengerutkan dahinya bingung!
         “Wae?”
         “Nanti aku akan memberitahumu setelah kau benar-benar pulih ne? Kau istirahat dulu saja!” Ucap Yoona sambil tersenyum tipis kearah Seohyun yang hanya bisa memasang wajah bingungnya sekarang
         “Baiklah!”


@3 Day’s Later, Pemakaman, Seoul-South Korea
Terlihat Seohyun yang tengah berjalan dengan wajah bingung dibelakang Yoona. Ia benar-benar tak mengerti kenapa Yoona malah membawanya ke pemakaman? Padahal, jelas-jelas Seohyun meminta Yoona untuk mengantarkannya kerumah pendonor matanya. Kini, langkah kaki Yoona terhenti tepat di sebuah batu nisan yang sentak membuat langkah kaki Seohyun juga terhenti disana
         “Yoona eonnie, sebenarnya un—“
         “Lihatlah nama yang ada di batu nisan itu, ini adalah rumahnya Seohyun-ah! Rumah pendonor matamu..” Ucap Yoona pelan sambil merunduk. Seohyun mengerutkan dahinya lalu segera merunduk untuk membaca nama yang ada di batu nisan itu
         “Cho Kyuhyun..” Gumam Seohyun pelan. Hatinya mencelos begitu saja saat membaca deretan nama itu! Seohyun menjatuhkan dirinya tepat disamping makam Kyuhyun, bahkan sepertinya ia juga tak sadar jika ia sudah menangis sekarang
         “Aniya, aniya, ini tidak mungkin!” Racau Seohyun sambil memegang batu nisan itu dengan tangan kananya yang bergetar. Tangan kirinya terangkat untuk menutupi mulutnya agar suara isakannya itu tidak terdengar! Ia benar-benar tak menyangka jika mata yang ia gunakan untuk melihat itu adalah mata milik Kyuhyun. Yah, terdengar seperti mimpi memang
         “Ini dari Kyuhyun untukmu, bacalah..” Ucap Yoona sambil menyodorkan selembar kertas berwarna merah pada Seohyun. Seohyun segera meraihnya dari tangan Yoona. Dengan tangan yang bergetar ia mulai membuka kertas yang terlipat menjadi empat itu

To      : Seo Joo Hyun
From  : Cho Kyuhyun

Annyeong? Seohyun-ah, saat kau membaca surat ini, mungkin aku sudah ada didalam dunia yang berbeda denganmu! Kau sudah tau kan siapa pendonor matamu? Jadi kumohon, jangan marah karena mendapatkan donor mata dariku! Maafkan aku jika aku telah lancang untuk mendonorkan mataku untukmu, aku tau kau pasti takkan sudi jika mata yang kau gunakan untuk melihat dunia ini adalah mata milikku. Bukankah begitu?

Maafkan aku jika aku tak bisa menepati janjiku untuk selalu ada disisimu untuk melindungi dan menemanimu. Aku tau kau paling benci dengan namja yang tak bisa menepati janjinya, tapi kumohon.. jangan benci aku! Kau tau? Aku tak bisa melihatmu menangis karena ulahku, aku benar-benar merasa menjadi pria terbrengsek saat aku tau jika kau buta karena kecelakaan itu! Saat itu, aku sangat ingin bicara dan meminta maaf padamu, tapi aku tak terlalu takut. Takut jika kau akan membenciku! Kau pasti menanggapku sebagai pria pengecut dan tak bertanggung jawab, iya bukan? Kau harus tau, aku tak pernah bisa tidur dengan tenang sejak aku tau kau buta! Aku terus memikirkanmu, siapa yang akan membantumu jika kau haus dan ingin minum, siapa yang akan membantumu untuk mengambil makanan saat kau lapar, siapa yang akan menghapus air matamu saat kau menangis, hanya hal itulah yang selalu berputar dikepalaku! Oleh karena itu, aku ingin mendonorkan mataku untukmu agar kau bisa melihat kembali dan tak perlu mengandalkan orang lain..

Setidaknya, mataku telah menjadi wakil tubuhku untu melindungimu! Meskipun aku tau, jika mataku tak seindah mata milikmu yang sudah kurusak, kumohon.. jagalah mata itu! Kau harus hidup dengan baik.. Walaupun aku hidup, itu percuma! Karena aku takkan pernah bisa lagi hidup normal akibat Phenumotoraks yang ada ditubuhku. Aku sangat bersyukur jika aku memiliki penyakit itu, karena penyakit itulah aku punya pilihan lain selain mati dan mendonorkan mataku untukmu! Kurasa, Tuhan benar-benar menyanyangimu..

Kau harus sehat! Carilah namja yang akan menjadi penggantiku kelak. Namja yang lebih baik dariku! Kau yeoja yang sangat sayang untuk di sia-siakan dan disakiti. Jangan lupakan aku, kau harus mengingatku walaupun aku sudah mengoreskan luka untukmu! Jika kau mau melupakanku, ingatlah pada masa lalu! Siapa yang dulu menemanimu dan selalu ada disampingmu untuk melindungi dan mencintaimu.. Mungkin, hanya mata itu yang bisa kutinggalkan didunia ini untukmu! Sebenarnya masih banyak yang ingin kutulis, tapi sepertinya waktuku memang sudah tak banyak lagi. Jangan lupakan aku! Aku mencintaimu, sangat mencintai Seohyun-ah.. Kau harus tau, aku akan menunggu disini, di dunia yang abadi..

= Cho Kyuhyun =


Tes! Tes!
Air mata hangat itu terus mengalir deras membasahi pipi Seohyun saat membaca surat itu! Ia tak menyangka, jika orang yang selama ini ia anggap pengecut itu adalah pendonor mata untuknya. Seohyun merunduk dengan mata terpejam sambil menangis! Tangannya meremas kuat kertas merah pemberian Kyuhyun..
         “Aku juga sangat mencintaimu Kyuhyun oppa! Maafkan aku, Maaf..”


__”Jangan pernah bangga atas apa yang kalian berikan pada orang lain!
Karena sebesar apapun barangnya, semahal apapun harganya
Semua itu pasti akan habis dan hilang dimakan waktu!
Tapi pengorbanan yang tulus, akan selalu diingat oleh orang lain sampai mereka mati! Sekalipun mereka lupa, mereka sudah menyimpannya sebagai kenangan indah tentang dirimu dihidupnya..”__=Author Kyunae Quotes=__


– END –


Maap ya readers kalau ceritanya jadi ngawur bin gaje kaya gini tapi jangan Bash Kyunae ya karena cuma ini yang ada di otak Kyunae :D Kkkk~ Jangan lupa buat RCL ya^^ Setidaknya, berikanlah kalimat kalian setelah membaca setiap FF Kyunae untuk sekedar menghargai karya para author di page ini :)

DINDA  pamit^^
See You...